Aturan Penulisan teks Algoritma

Teks algoritma berisi deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah. Deskripsi tersebut dapat ditulis dalam notasi apa pun, asalkan mudah dibaca dan dimengeri. Tidak ada notasi yang baku dalam penulisan teks algoritma sebagaimana pada notasi bahasa pemrograman. Tiap orang dapat membuat aturan penulisan dan notasi algoritma sendiri. Hal ini dapat dimengerti karena teks algoritma tidak sama dengan teks program. Program adalah implementasi algoritma dalam notasi bahasa pemrograman tertentu. Namun, agar notasi algoritma mudah ditranslasikan ke dalam notasi bahasa pemrograman, maka sebaiknya notasi algoritma tersebut berkoresponden dengan notasi bahasa pemrograman secara umum. Sebagai contoh, perintah:

tulis nilai x dan y

dalam notasi algoritma menjadi:

write (x, y)

Notasi write ini berarti x dicetak ke piranti keluaran. Tidak penting apakah x dan y ditulis ke layar atau ke printer atau ke piranti keluaran yang lain. Selain itu, di dalam algoritma kita tidak mempersoalkan format tampilan keluaran, misalnya apakah hasil penulisan antara x dan y dipisah dengan spasi atau dengan koma, juga apakah x dan y dicetak di dalam baris yang sama atau tidak, dan lain-lain. Hal-hal teknis semacam itu baru dipikirkan pada saat translasi algoritma menjadi program. Dengan demikian notasi algoritma benar-benar abstraksi dari notasi bahasa pemrograman.

Notasi "write" di dalam algoritma berkoresponden dengan write atau writeln dalam bahasa pascal printf dalam bahasa C, write dalam bahasa Basic atau write dalam bahasa Fortran, Selain itu pada beberapa bahasa pemrograman seperti pascal dan C, antara setiap instruksi dipisahkan dengan tanda ";" (semicolon). Jadi, translasi write (x) ke dalam masing-masing bahasa tersebut adalah (dengan anggapan piranti keluarannya adalah layar):

writeln (x,y); (dalam bahasa PASCAL)

Printf ("%d %d",x,y); /* dalam bahasa C */

write.x.y dalam bahasa BASIC

C dalam bahasa FORTRAN
write (*,*) x,y

Perhatikanlah bahwa setiap bahasa mempunyai aturan sendiri dalam menggunakan perintah penulisan. Bahasa C misalnya, mengharuskan penulisan penentu format (seperti "%d" pada contoh di atas. Penentu format "%d" ini berarti nilai x dan y yang akan dicetak bertipe bilangan bulat). Selain itu, setiap instruksi pada bahasa pascal dan C ditutup dengan tanda titik koma(,)

Contoh lainnya, perintah

isikan nilai x kedalam min

ditulis dalam notasi algoritma menjadi

min ← x

Notasi "←" berarti mengisi (assign) perubah (variabel) min dengan nilai perubah x. Translasi notasi "←" ke dalam bahasa pascal adalah "=" dalam bahasa C adalah "=" dalam bahasa Basic adlaah '=" dan dalam bahasa Fortran adalah "="

Jadi translasi min←X ke dalam masing-masing bahasa tersebut adalah:

min:=x; (dalam bahasa PASCAL)

min=x; /* dalama bahasa C*/


min=x; dalam bahasa BASIC

dalam bahasa Fortran min=x


No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!