Algoritma merupakan jantung ilmu informatika

Algoritma adalah jantung ilmu kopmuter informatika. Banyak cabang ilmu komputer yang diacu dalam terminologi algoritma. namun, jangan beranggapan algoritma selaluu identik dengan ilmu komputer saja. Dalam kehidupan sehari-haripun banyak terdapat proses yang digambarkan dalam suatu algoritma. Cara-cara membuat kue atau masakan, misalnya membuat otak-otak ikan bandeng

Resep otak-otak ikan bandeng

Bahan:
- 2 ekor ikan bandeng ukuran kecil
- 2 buah kentang kukus
- 2 butir telur
- 2 tangkai daun bawang, dirajang halus
- 75 cc santan kental
- 3 butir kemiri sangrai
- 1 sendok teh ketumbar halus
- 2 siung bawang putih
- 3 butir bawang merah
- 2 cabe merah tanpa biji
- garam dan merica secukupnya
- minyak goreng secukupnya

Cara membuat

Haluskan kemiri, ketumbar, bawang putih, bawang merah, cabe merah, garam dan merica. Sisihkan.

Ambil ikan bandeng yang telah dibersihkan. Pukul-pukul dengan anak lumpang hingga daging ikan hancur di dalam.

Tekuk ekor ikan ke arah atas hingga terdengar bunyi "klik" sebagai tanda tulang telah patah.

Tarik tulang ke arah atas melalui bagian kepala. Keluarkan pula isi dagingnya. Sisihkan tulang-tulang halus yang masih tersisa.

Giling daging ikan bersama bumbu halus. Tuangkan santan. Campur dengan kentang kukus. Aduk rata.

isikan adonan ikan ke dalam kulit bandeng. Kukus selama 20 menit.

Goreng hingga matang.

Pada setiap resep selalu ada urutan langkah-langkah membuat masakan. Bila langkah-langkahnya tidak logis, tidak dapat dihasilkan masakan yang diinginkan. Ibu-ibu mencoba resep suatu maskan akan membaca satu per satu langkah pembuatannya, lalu ia mengerjakan proses sesuai yang ia baca. Secara umum, pihak (benda) yang mengerjakan proses disebut pemroses (processor). Pemroses tersebut dapat berupa manusia, komputer, robot atau alat-alat mekanik/elektronik lainnya.

pemroses melakukan suatu proses dengan melaksanakan atau mengeksekusi algoritma yang menjabarkan pross tersebut. Melaksanakan algoritma berarti langkah-langkah di dalam algoritma tersebut.

Contoh-contoh lain algoritma dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pola pakaian, panduan praktikum, papan not balok dan pengisian voucher, dll.

Pemroses mengerjakan proses sesuai dengan algoritma yang diberikan kepada. Juru masak membuat kur berdasarkan resep yang diberikan kepadanya, pianis memainkan lagu berdasarkan papan not balok, teknisi merakit mobil berdasarkan panduan merakit. Karena itu suatu algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemroses.

Seorang pianis tidak dapat memainkan musik bila ia tidak mengeri not balok. Menurut [Gol88], suatu pemroses harus:

1. Mengerti setiap langkah dalam algoritma.
2. Mengerjakan operasi yang bersesuaian dengan langkah tersebut.

No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!