Topologi Jaringan

Topologi Jaringan adalah struktur jaringan untuk mengidentifikasi cara bagaimana simpul atau pusat di dalam jaringan saling berhubungan. Hubungan dalam jaringan sangat bergantung jenis aplikasi yang digunakan. Setiap topologi jaringan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Adapun topologi jaringan yang ada, yaitu:

Topologi Point to Point
Jaringan dengan topologi ini merupakan jaringan dengan topologi yang paling sederhana. Bahkan sering dianggap bukan jaringan karena mempunyai kedudukan yang setingkat. Sehingga komputer dari kedudukan manapun dapat memulai dan mengendalikannya. Jaringan dengan topologi ini umumnya digunakan di rumah yang mempunyai dua komputer dan saling terkoneksi, atau dapat pula antar rumah yang saling bersebelahan. Arsitektur yang paling cocok untuk jaringan Point to Point adalah peer to peer.

Kelebihan jaringan topologi point to point adalah :
Mudah dalam pengalokasian alamat jaringan.Karena tidak ada level yang lebih tinggi, antara komputer yang satu dengan yang lain tidak dapat saling mengontrol

Kelemahan jaringan topologi point to point adalah :
Kerahasiaan data tidak dapat dijamin, karena tidak adanya kontrol yang ketat antar komputer. Apabila satu komputer lambat, akan mempengar
uhi kecepatan komputer lain.

Topologi Star

Jaringan dengan topologi star merupakan jaringan yagn menghubungkan tiap nude dengan menggunakan alat penghubung terpusat atau yang disebut konsentrator. Jaringan dengan topologi star dalam aplikasi suatu kantor biasanya menggunakan arsitektur host based system.

Kelebihan jaringan topologi star adalah :

Jaringan mudah untuk dikembangkan, dengan cara menarik kabel menuju konsentrator. Jika terdapat salah satu kabel yang menuju nude putus, tidak akan mempengaruhi jaringan pada keseluruhan. Hanya kabel yang putus saja yang tidak dapat digunakan. Kontrol manajemen lebih mudah karena semuanya terpusat ke satu titik pusat (sentralisasi).

Kelemahan jaringan topologi star adalah :
Jika sentralnya (konsetrator) rusak, semua komputer dalam jaringan tidak dapat berfungsi. Bila pengiriman data secara bersamaan waktunya, dapat terjadi collision.

Topologi Multidrop

jaringan dengan topologi ini mempunyai satu komputer yang menjadi pusat dan mengatur serta mengendalikan komputer yang lain. Komputer yang lain baru dapat bekerja bila mendapatkan izin dari komputer pusat. Komputer pusat disebut juga station primer dan yang alin disebut station sekunder. Komputer pusat akan memeriksa secara berkala komputer yang lain apakah akan menggunakan jaringan atau tidak.

Kelebihan jaringan topologi multidrop adalah :
Dapat mengehemat perangkat keras. ha
rganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator.

Kelemahan jaringan topoloogi multidrop adalah :
Jaringan lebih lambat, karena sangat bergantung pada waktu pemeriksaan secara berkala oleh komputer pusat. Apabila terjadi kabel yang putus pada sambungan ke komputer pusat, semua komputer tidak dapat digunakan . Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.

Topologi Bus

Jaringan dengan topologi bus hampir sama dengan jaringan pada topologi multidrop, namun semua komputer mempunyai kesempatan yang sama pada penggunaan jaringan. Dalam jaringan dengan topologi ini terdapat komputer sebagai pusat. Jaringan ini banyak digunakan pada perusahaan dengan jaringan komputer skala yang kecil, yaitu antara lima sampai dengan sepuluh komputer.

Kelebihan jaringan dengan topologi bus adalah :
Harganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator. Bila salah satu komputer mati, tidak akan mengganggu komputer yang lain.

Kelemahan jaringan dengan topologi bus adal
ah :
Apabila terjadi kabel yang putus, semua komputer
tidak dapat digunakan. Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim. Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan.

Topologi Loop
Jaringan dengan topologi loop mer
upakan jaringan sistem tertutup. jaringan ini tidak mempunyai komputer pusat dan semua komputer mempunyai status yang sama pada penggunaan jaringan.

Kelebihan jaringan dengan topologi loop adalah :
Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Kelemahan jaringan dengan topologi loop adalah :
Bila salah satu komputer mati, komputer yang lain dalam jaringan tidak dapat digunakan.

Topoologi Ring

Jaringan dengan topologi ring merupakan pengembangan dari jaringan dengan topologi lop dan bus. Jaringan dengan topologi ring menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lain dengan tiada putus, sehingga tampak seperti sebuah cincin. Penggunaan jaringan topologi ini mempunyai kelebihan, yaitu :

Dapat menghindari tabrakan file data yang dikirim, karena data yang dikirim akan mengalir dalam satu arah sehingga untuk data yang dikirim selanjutnya akan dikerjakan setelah pengiriman pertama selesai. Untuk membangun jaringan dengan topologi ini lebih murah dibandingkan dengan topologi star. Mudah untuk membangunnnya. Semua komputer pada jaringan mempunyai status yang sama.

Adapun kelemahan dengan topologi ring adalah :
Apabila terjadi kabel yang putus, semua kom
puter tidak dapat digunakan. Sulit untuk pengembangan jaringan ke arah yang lebih luas.

Topologi Hierarchcial Tree

Komputer dengan jaringan topologi ini hampir sama dengan jaringan pada topologi star. Hanya jaringan ini mempunyai beberapa tingkatan lebih tinggi. Komputer dengan tingkatan yang lebih tinggi akan mengendalikan komputer yang lain yang berada di bawahnya. Untuk mengirimkan data atau yang lain pada komputer yang tingkatnya di bawah akan mengirimkan ke komputer pada tingkatan di atasnya, dan komputer pusat akan mengirimkan kepada komputer pada tingkatan di bawahnya hingga mencapai komputer yang dituju.

Topologi ini banyak digunakan pada aplikasi perkantoran karena sangat mudah sekali dalam pengembangan jaringan yang lebih besar. Arsitektur yang digunakan pada topologi ini adalah arsitektur client-server

Kelebihan jaringan komputer dengan topologi ini adalah :
Mudah untuk dikembangkan. Semua data perusahaan dapat terpusat menjadi satu area kerja. Kontrol manajemen lebih mudah karena sentralisasi dibagi menjadi beberapa tingkatan.

Kelemahan dengan topologi ini adalah :

Dapat terjadi tabrakan file data (collision). Bila terjadi putusnya kabel pada komputer tingkat atas, komputer tingkat di bawahnya tidak dapat digunakan.

Topologi Web

Jaringan dengan topologi web merupakan jaringan yang masing-masing komputer saling berhubungan melalui beberapa link. Jaringan ini mempunyai istilah antara lain mesh, plex, atau completely connected. Untuk menghitung berapa banyaknya link yang dibutuhkan, dapat digunakan rumus di bawah ini :

n(n-1)/2 link

Misalnya :
terdapat 5 buah komputer pada jaringan, berapakah link yang dibutuhkan?

Jawab :
n=5
n(n-1)2 = 5(5-1)/2
=5(4)/2 = 10

Kelebihan jaringan komputer dengan topologi ini adalah :
Dengan banyaknya hubungan antara komputer yang satu dengan yang lain secara bebas, komputer dapat berhubungan dengan komputer lain secara bebas. Apabila ada satu saluran yang tidak dapat digunakan saluran lain masih dapat digunakan.

Sedangkan kelemahan dengan topologi ini adalah :
Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan ini sangat mahal, karena banyaknya saluran komputer yang dibangun. Kontrol manajemen sangat sulit diterapkan.

Semoga bermanfaat.

1 comment:

  1. makasih banyak... informasi ini sangat berguna...!!!!

    ReplyDelete

Spam comment will be deleted...!!