Perkembangan Software

Perkembangan software Software atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama perangkat lunak, dibuat unyuk menyelesaikan tugas tertentu dengan mengikuti instruksi-instruksi yang terdapat pada program-program tersebut harus ada pada alat penyimpanan sekunder, yaitu disk atau harddisk. Perangkat lunak dibuat oleh perusahaan pembuat perangkat keras atau perusahaan lain yang mengkhususkan diri dalam membuat perangkat lunak.

Program atau software yang digunakan oleh orang-orang telah mengalami perkembangan yang pesat sesuai dengan perkembangan kebutuhan yang mereka harapkan.

Bahasa generasi pertama. Pada awalnya program yang digunakan untuk menjalankan komputer masih menggunakan bahasa mesin (machine language) atau dikenal dengan bahasa generasi pertama (first generation language). Contohnya perintah 1101011010010010 diartikan sebagai perintah ADD, sedangkan urutan selanjutnya 10010010 diartikan sebagai data 52H (Hexadesimal). perintah yang berupa bahasa mesin benar-benar menggambarkan penambahan secara digital yang harus dilakukan microprocessor.

Namun penggunaan bahasa mesin ini masih membutuhkan suatu alat untuk menerjemahkan bahasanya atau disebut juga dengann interpreter, sehingga kecepatan eksekusinya masih sangat lamban karena sebelum melaksanakan eksekusi program terlebih dahulu harus diterjemahkan. Bahasa Mesin inilah yang disebut sebagai bahasa tingkat rendah (low level language).

Bahasa generasi kedua. Selain bahasa mesin, masih ada bahasa rakitan (assembly Language) atau dikenal dengan bahasa generasi kedua (second generation language). Bahasa rakitan hampir mirip dengan bahasa mesin, hanya penulisannya sudah berupa sesuatu yang dapat dibaca, misalnya perintah ADD 52H.

Bahasa rakitan disamakan dengan bahasa tingkat rendah karena masih dibutuhkan suatu penerjemah untuk dapat menjalankan perintahnya atau dikenal dengan Assembler Language. Penggunaan bahasa tingkat rendah ini menimbulkan kesulitan bagi orang-orang awan yang baru belajar komputer karena bahasa tingkat rendah merupakan bahasa yang hanya dimengerti oleh komputer dan programnya itu sendiri, sehingga orang-orang awan akan mengalami kesulitan untuk mengerti bahasanya.

Bahasa generasi ketiga. Untuk menanggulangi masalah tersebut, dibuatlah bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti COBOL, FORTRAN, PL/1, PASCAL, BASIC dan ALGOL. Program ini disebut juga bahasa generasi ketiga (third generation language). Pada generasi ini muncul istilah procedure oriented programming dan problem oriented language language. BASIC dan PASCAL disebut procedure oriented karena penulisan programnya sesuaii dengan aturan yang ada. Sedangkan COBOL dan FORTRAN termasuk ke dalam problem oriented.

Sejalan dengan dibutnya bahasa tingkat tinggi tersebut, dibuat pula sistem operasi (operating system) untuk ememudahkan orang menjalankan komputer pertama kali. Sistem operasi yagn dibuat dengan nama DOS (Disk Operating System), seperti PC-DOS, MS-DOS dan DR-DOS.

Pembuatan bahasa tingkat tinggi dimaksudkan agar belajar komputer lebih mudah, karena bahasa yagn digunakan adalah bahasa sehari-hari, seperti GOTO, PRINT, COLOR, LOCATE dan lain-lain, sehingga program ini lebih cepat dibandingkan bahasa tingkat rendah karena bahasa tingkat tinggi dapat Bahasa tingkat tinggi dapat dibuat dalam bentuk executable (extention COM atau EXE) dengan menggunakan compiler. Yang dimaksud dengan executable adalah suatu program yang tidak bergantung pada program induknya, misalnya dibuat program dengan bahasa BASIC dengan nama latihan1, program tersebut jika tidak dibuat executable akan ber-extention BAS (latihan1.bas).

Apabila program tersebut akan dijalankan (RUN) latihan1 dengan menggunakan program induknya (BASIC) dengan menggunakan compiler. Namun apabila program tersebut dibuat executable akan menjadi latihan.exe dan dapat dijalankan langsung dengan memanggil program tersebut.

Bahasa generasi keempat. Bahasa generasi keempat (fourth generation language) atau 4GL, dibuat utnuk memungkinkan seorang programmer atau pemakai menginstruksikan komputer apa yang harus dilakukan. Bahasa generasi keempat tidak mementingkan urutan instruksi program yang dibuat seperti pada bahasa generasi ketiga, yakni pembuatan program yang tidak mengikuti prosedur yang berlaku atau non procedural. Pembuatan bahasa generasi keempat ini ditujukan untuk memudahkan pengguna pada proses pengambilan keputusan, seperti kemudahan dalam mempelajari dan menggunakan bahasa ini. Contoh bahasa generasi keempat antara lain : FOCUS, RPG, MANITS, MARK V, DYNAMO, GASP, IFPS, SLAM, SIMSCRIPT dan MODEL.

Bahasa generasi kelima. Dalam beberapa buku atau literatur tidak membahas adanya generasi adanya kelima, tetapi dalam buku ini menanggap bahwa generasi kelima adalah bahasa pemrograman yang digunakan pada expert system. Expert system dibuat untuk memudahkan seorang programmer dalam membuat suatu program seperti layaknya seorang pakar sistem. Contoh LISP dan Prolog.

Sejalan dengan kebutuhan manusia, dibuatlah program-program lain yang siap digunakan (program paket). Program paket ini dibuat untuk memudahkan pengguna komputer dalam menyelesaikan tugas-tugasnya. Adapun program yang digunakan masih undenr DOS atau dijalankan dengan menggunakan sistem operasi DOS (Disk Operatign System). Program paket tersebut antara lain: Program spreadsheet, seperti Lotus 123. Program wordprocessing, seperti wordstar dan word-perfect. Program database, seperti Dbase II, Dbase III+ dan Dbase IV.

Selain program-program tersebut, dibuatlah suatu program yang ditujukan sebagai program bantu untuk menanggulangi beberapa kerusakan file-file yang terdapat pada media penyimpanan. Program tersebut dikenal dengan nama program utility, seperti Norton Utility. Dengan adanya program utility ini, pengguna komputer tidak perlu bingung dalam menyelesaikan masalah yang timbul baik disengaja maupun tidak misalnya, adanya kerusakan pada media file yang tersimpan pada media penyimpanan, menyelamatkan file yang terhapus dengan sengaja atau tidak menggabungkan dua file atau lebih dan lain-lain yang
tidak dapat dikerjakan pada programpaket.

Sehingga dengan adanya program utility ini para pengguna dapat menangani masalah yagn timbul seperti layaknya seorang ahli di bidang komputer. Bahkan program utility ini telah dikembangkan pemakaiannya untuk menangani masalah yang ditimbulkan oleh perangkat keras dan peralatan lain diluar komputer, seperti kendaraan bermotor. Program utility ini dapat menangani masalah seperti kerusakan media penyimpanan pada komputer, memeriksa perangkat keras tersebut apakah kondisinya baik atau tidak, memeriksa kerusakan pada mesin mobil atau motor, memeriksa peralatan pada mesin pabrik dan lain-lain.

Pada 1980-an merupakan perubahan era penggunaan komputer dengan diciptakannya program windows 3.1 oleh Bill Gates berkebangsaan Amerika di bawah naungan perusahaan Microsoft Corporation. Pembuatan program Windows 3.1 merupakan era dimana orang-orang dapat menggunakan program komputer dengan mudah dan dapat menggunakan dua, tiga atau lebih program sekaligus dalam satu waktu atau yang dikenal dengan multitasking. Program yang mana dalam program tersebut ditambahkan fasilitas untuk keperluan jaringan. Program Windows 3.1 dan 3.11 masih menggunakan sistem operasi DOS.

Tahun 1990-an perusahaan Microsoft mengeluarkan program baru hasil dari pengembangan program Windows 95. Dengan dikelaurkannya program Windows 95. Komputer talah memasuki babak baru program yang lebih interaktif dan lebih kompleks penggunaannya. Sejalan dengan waktu disempurnakan terus program Windows menjadji Windows 97 (95B), 98 dan 98 SE (Second Edition), 2000, 2000 ME (Millenium Edition) dst. penyempurnaan program Windows ini dimaksudkan untuk memudahkan dan mempercepat pekerjaan orang-orang yang bekerja dengan jaringan intranet, internet dan program multimedia.


Baca juga artikel ini "sejarah komputer 2"


Baca juga artikel ini "sejarah komputer"


No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!