Pengenalan Register

Dalam mempelajari bahasa Assembler yang harus anda perhatikan adalah menghafalkan semua register dan mengerti akan kegunaan masin-masing register tersebut. Adapun yang dimaksudkan dengan register pada bahasa Assembler adalah bahasa bagian terkecil dari memory pada sistem komputer yang digunakan untuk tempat penampungan data dengan ketentuan bahwa dara yang terdapat dalam suatu register daapt diproses dalam berbagai operasi dengan menampung register tersebut.

Namun sebagian besar register ysng terdapat pada microprosesor 8088 adalah 16 bit, kecuali register high dan low dari generasi purpose register. Generasi purpose register terdiri dari empat register yang mempunyai kemampuan 16 bit dan dapat dibagi menjadi register low dan high bit yang masing-masing berkemampuan 8 bit.

General purpose register terdiri dari:

Register AX (Accumulator Register)
register ini merupakan register arismatik, karena register ini selalu dipakai dalam operasi pertambahan, perngurangan, perkalian dan pembagian. Untuk register low pada register AX adalah Al, sedangkan register highnya adalah AH. Register AH sering digunakan sebagai tempat menaruh nilai server number untuk beberapa interrupt tertentu.

Register BX (Base Register)
Register BX merupakan salah satu dari dua register base Addressing mode, dimana register ini dapat mengambil langsung dari/ke memory. Register high dan low dari register BX adalah BL dan BH.

Register CX (Counter Register)
Register CX merupakan suatu counter untuk meletakkan jumlah lompatan pada loop yang akan dilakukan. Register high dan low dari register CX adalah CL dan CH.

Register DX (Data Register)
Register DX memiliki tiga tugas yaitu: membantu register AX dalam proses perkalian dan pembagian, terutama untuk perkalian dan pembagian 16 bit. DX merupakan register offset dari DS. DX bertugas menunjukkan nomor port pada operasi port. Untuk register high dan low dari register DX adalah DL dan DH.

No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!