Global warming

Global warmingPeranan awan dalam perubahan iklim Global warming telah menjadi pertanyaan besar sepanjang dekade lalu. Studi yang di terbitkan akhir pekan lalu ini mencoba menjawab misteri itu. Penelitian itu dilakukan Amy Clement dan Robert Burgman dari University of Miami's Rosenstiel School of Marine sera Joel Norris dari Institusi Scripps UC San Diego.[..]

Mereka menggunakan dara selama 50 tahun terakhir dan membuat model iklim di samudera pasifik. Data itu berasal dari dua sumber, yakni pengamatan visual oleh kapal laut dan dari satelit cuaca. Menurut Profesor Clement, terjadi perbedaan dan getaran di antara dua pengamatan tersebut.

Ini adalah perubahan halus yang berlangsung selama beberapa dekade. Hal ini mendorong satelit harus melewati beberapa mil di atas bumi untuk menghindari mendung ketimbang pelaut memantaunya dari geladak kapal.

Memang tidak banyak stasiun pengamatan yang khusus mereproduksi perilaku awan. Salah satunya model Hadley Centre, yang dikembangkan U.K Met Office, yang mampu menghasilkan observasi itu. Menurut Burgman, pihaknya telah mendapatkan model yang tepat. "Model Hadley Centre dapat membantu kami menentukan arah yang tepat."kata Burgman.

Bersama-sama dengan model Hadley Centre memberikan bukti bahwa awan stratiform level renndah, yang jadi perisai bumi dari radiasi matahari, dapat memanaskan iklim sehingga samudera lebih panas. Konsekuensinya menyebabkan lebih banyak awan menghilang. "Ini adalah siklus ganas yang memperburuk pemanasan global," ujar Clement.

Temuan baru ini menyediakan cara lain melihat perubahan awan. Hal ini membantu meningkatkan simulasi awan dalam model iklim yang membuat proyeksi lebih akurat dari perubahan iklim di masa depan. "Saya optimistis akan ada kemajuan besar dalam memahami awan dan perubahan global selama beberapa tahun mendatang,"ujar Norris.

Clement dan Norris adalah profesor ilmu atmosfer dan iklim di Scripps. Keduanya menerima penghargaan dari National Science Foundation untuk karyanya mengamati perubahan iklim. Program iklim National Oceanic and AtmosPheric Administration memberikan dukungan untuk penelitian ini.

No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!