MENDENGKUR DAPAT MENYEBAKAN KEMATIAN MENDADAK

MENURUT SJAHRUDDIN, SP.tht-kl DARI RUMAH SAAKIT ROYAL TARUMA , GROGOL, JAKARTA BARAT, mendengkur adalah suatu proses itu terjadi tidak disengaja."mungkin mereka baru sadar, ketika ada orang di sebelah yang menegur karena merasa terganggu,"katanya.
mendengkur adalah proses berhentinya napas yang disebabkan oleh menyempitnya jalan napas atas secara periodik. Pada waktu tidur, otot lidah akan lemas dan terjatuh ke belakang, sehingga menyumbat saluran pernapasan. Itulah mengapa napas terhenti sebentar atau napas menjadi dangkal. Bahkan orang yang mendengkur akan terbangun secara tiba-tiba dengan napas terengah-engah dan berkeringat tanpa mengetahui apa penyebabnya.[...]


Bisa fatal, seperti sudah dikatakan, mendengkur atau mengorok terjadi karena tersumbatnya sebagian saluran napas bagian atas. Sumbatan tersebut berpotensi menjadi sumbatan total pada saluran napas, sehingga menggangu aliran udara pernapasan. Bahkan pada kasus yang berat, penderita hanya bisa tertidur dengan posisi duduk. Akibatnya adalah tubuh akan kekurangan zat asam atau oksigen.

Jika hal ini tersu dibiarkan, bisa berakibat fatal. Penyakit fatal yagn terjadi di antaranya adalah, insomnia, hypersomnia, obesitas, jantung, hipertensi sampai dengan kematian mendadak ketika tidur. Selain itu juga dapat menyebabkan masalah serius sebagai akibat kurangnya kualitas tidur, seoperti kecelakaan saat berkendara, kurangnya produktivitas kaerna sulit berkonsentrasi, sampai gangguan hubungan interpersonal kaerna mood yang terganggu.

siapa pun bisa mendengkur saat tertidur, baik itu anak-anak maupun orang dewasa, pada anak-anak, biasanya terjadi karena pembengkakan amandel, sedangkan pada orang dewasa biasanya ditemukan pada orang dengan bobot tubuh yang berlebihan atau kegemukan. Itu karena lemak yang tertimbun di sekitar leher menyumbat saluran pernapasan."biasanya usia ermaja rentan terserang gangguan tidur, terutama usia remaja sekitar 20 tahun. Mereka mengeluh capek, konsentrasi berkurang serta kecenderungan mengantuk karena tidur yang kurang," ungkapnya.

Cara mengatasinya, pada dasarnya, kita dapat mengetahui sejauh mana tingkat gangguan yang dialami oleh si penderita. Apakah masuk dalam kategori normal, ringan, sedang atau berat.

Jika dilihat dari tahapannya,seseorang mengalami empat fase dalam hidupnya. Pertama, tidur dan tidak, dimana ketika mata terpejam, otak atau pikiran kita masih bekerja. Kedua, gelombang otak dimana tahap tidur paling banyak mencapai 50% dan akan terbangun ketika dipegang aatau dicolek. ketiga dan keempat, orang sulit dibangunkan.

Ada beberapa tingkat gangguan yang mesti diperhatikan. Jika 0-5 kali napas berhenti dalam satu jam, dapat digolongkan gangguan normal, 5-15 dapat digolongkan gangguan ringan, 15-30 digolongkan sedang, dan lebih dari 30 tergolong ebrat. Hal ini penting untuk mengetahui jenis terapi yang harus dilakukan. Jika orang itu mengalami kegemukan, secara menyeluruh orang itu harus menjalani program penurunan berat badan. Jika penderita mengalami tingkat yang ringan, cara mengatasinya cukup memiringkan posisi tidur.

Pada orang yang kelebihan berat badan, yang harus diubah adlah pola hidup dengan mengikuti program diet yang baik agar bisa memperoleh berat badan yagn ideal. Para ahli berpendapat bahwa penurunan sebanyak 9%-18% dapat mengurangi gangguan sebesar 30%-75%.

Cara lain, menurut dr.H.Sjahruddin, untuk mengatasi keadaan mendengkur adalah dengan melakukan tindakan operasi di hidung, langit-langit yang lunak, amandel, tenggorokan sampai ke dasar lidah.

Tips mengatasi mendengkur :

1. ubah posisi tidur.

Dengkuran disebabkan oleh langit-langit lunak uvula, lidah, tonsil dan otot-otot di bagian belakang yang saling bergesekan satu sama lain dan menimbulkan bunyi bervibrasi selama anda tidur. Jadi pada dasarnya dengkuran akan terjadi hanya jika anda ebrbaring dengan punggung dan lidah jatuh ke belakang dan meningkatkan oenahanan udara. Tidur menghadap ke samping akan membantu anda berhenti mendengkur. Selain itu, anda juga bisa menaikkan bagian kepala tempat tidur anda sekitar 4 inci.

2. Turunkan 10% berat badan.

Orang-orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki jaringan tebal di leher yang menignkatkan risiko mendengkur. Jika anda kelebihan berat badan, menurunkan sedikit berat badan, bahkan hanya 10% dari ebrat badan, akan membantu menghentikan dengkuran.

3. Hindari alkohol dan obat penenang.

Apapun yang membuat tenang, seperti pil tidur, dan alkohol dalam kadar rendah bisa menyebabkan dengkuran karena baha ini cenderung menekan aliran napas.

4. Menghirup uap alat pelega napas sebelum tidur.

Lebih baik anda melegakan hidung yang mampet dengan menghirup uap dalam-dalam melalui hidung. Sediakan air panas dan tutuplah kepala anda dengan handuk. Menghirup uap panas akan mengencerkan mucus (lendir) penyebab hidung mampet.

5. Cobalah nasal strip

Studi menunjukkan bahwa nasal trip bisa meredakan hidung mampet serta membantu mengehentikan mendengkur. Bernapas jauh lebih mudah jika lubang hidung terbuka lebar. Jadi, nasal strip yang digunakan pada hidung. Tetapi seringkali dengkuran disebabkan oleh masalah lidah atau langit-langit lembut dan bukan hidung.

6. Berhenti merokok.

Merokok menyebabkan peradangan dan pembengkakan tenggorokan.

No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!