INFLUENZA A-H1N1

virus A-H1N1
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jumat tanggal 24 Juli 2009, menyatakan, virus A-H1N1 telah menyebar hingga ke sekitar 160 negara dan menewaskan 800 orang. Meski demikian, sejauh ini perilaku virus masih belum berubah..[..]

Untuk saat ini, tak ada perubahan perilaku virus. Sejauh ini, yang terjadi penyebaran virus secara geografis. Sampai saat ini, pandemi virus A-H1N1 itu disebut WHO masih berada pada tahap sangat awal. Asisten Direktur Jenderal untuk Jaminan Keamanan kesehatan dan Lingkungan WHO Keiji Fukuda menjelaskan, virus A-H1N1 akan menyebar lebih luas ke kawasan lain secara perlahan tetapi pasti.

WHO juga menyatakan sudah tidak lagi meminta berbagai negara untuk menyerahkan laporan kasus penyebaran virus yang baru, mengingat virus itu menyebar ke sebanyak 160 dari 193 negara anggota WHO. Pekan lalu WHO juga tidak lagi mempublikasikan jumlah kasus dan penderita yang meninggal akibat virus itu. Meski demikian, WHO tetap mengawasi pergerakan dan kemunculan virus itu di wilayah yang baru.

Virus baru yang kerap disebut flu babi itu bisa menulari siapa saja tanpa ada seorang pun yang kebal. Seperti virus influenza pada umumnya. bakteri virus A-H1n1 juga bisa bergerak semakin cepat dan meluas pada saat musim dingin, bahkan bisa bemutasi.

Menurut tulisan catatan WHO, sampai saat ini mayoritas penderita yang meninggla akibat virus A-H1N1 itu berada di Benua Amerika, terutama di tiga negara, yakni AS, Argentina dan Meksiko. Namun, penyebarannya makin cepat dan kasus baru semakin kerap muncul. Khusus di Inggris sejauh ini ditemukan 100.000 kasus baru pekan lalu.

Di Jepang dilaporkan, jumlah kasus virus A-H1N1 mencapai 5.000 kasus. Virus menyebar sangat cepat ke sekolah-sekolah lanjutan yang ada di Kobe dan Osaka. Para peneliti di Selandia Baru juga memperkirakan, sedikitnya 79 persen jumlah penduduk akan bisa terinfeksi virus itu. Menurut Michael Baker dari Departemen Kesehatan Publik, satu penderita akan bisa menularli 1,5 orang lain. Namun, itu baru perkiraan kasar melihat perkembangan dan pergerakan virus A-H1N1 saat ini.

Dari AS dilaporkan pihak Departemen Kesehatan AS, memperkirakan, saat ini terdapat sedikitnya 1 juta kasus penularan virus A-H1N1 di AS (kompas)

No comments:

Post a Comment

Spam comment will be deleted...!!